Posts in Category: Prediksi Bola

Liverpool Gagal Mendapatkan Juara, Pelatih Chelsea Turut Sedih

Maurizio sarri seorang pelatih chelsea asal itali ini mengaku sering kali merasakan kesedihan pada jurgen klopp setelah liverpool dipastikan gagal jadi juara premier league pada musim ini. Setelah berusaha semaksimal mungkin, the reds tetap belum mampu menuntaskan dan mengejar keinginannya 29 tahun di premier league.

Pada hari minggu tanggal 12 mei 2019 kemarin, liverpool baru saja menutup musim mereka dengan kemenangan 2-0 atas wolves. Perbandingan 3 poinn itu membantu liverpool menutup musim dengan perolehan 97 poin, ini merupakan torehan yang seharusnya sudah sangat baik.

Namun masih ada manchester city yang terlalu superior. Pasukan pep guardiola akhirnya berhasil jadi juara dengan perolehan 98 poin, alias hanya unggul 1 poin dari liverpool. Keunggulan yang sangat tipis tetapi juga sangat butuh usaha yang murni agar bisa di capai.

Sarri sang pelatih sangat faham apa yang dirasakan jurgen klopp dan skuat liverpool pada musim ini.

Turut Sedih

Sarri merasakan betapa tidak beruntungnya liverpool dan jurgen klopp. The reds tampil dengan luar biasa dan hanya 1 kali kalah sepanjang musim ini. Namun sangat disayangkan man city sedikit lebih unggul. Pengalamannya sebagai juara bertahan dan membuat man city bisa mengalahkan liverpool.

“saya mengira saya sudah tidak beruntung dengan gagalnya jadi juara dengan 91 poin. Akan menjadi sangat sulit bagi kami untuk mengejar jarak itu, tetapi liverpool gagal meraih premier league dengan 97 poin. Kata sarri kepada metro.

“saya sangat sedih untuk para fans liverpool dan jurgen klopp, namun tidak bisa di pungkiri manchester city memang sangat luar biasa. Kami harus bekerja keras sekali untuk mencoba mengejar jarak dari kedua tim ini, dan kami sadari ini akan sangat sulit.”

Sudah Cukup Bagus

Melihat sejauh ini perkembangan chelsea, sarri meyakinkan musim ini setiap performa sudah cukup menarik. Dimusim pertamanya dan ditengah kritik masukan yang semakin kuat. Sarri mampu membawa chelsea mengamankan dan bertahan di peringkat ketigas klasemen akhir. Mereka juga bisa meraih trofi.

“musim ini bagus dan cukup memuaskan, kami berada dalam masalah pada uda atau tiga bulan yang lalu tapi posisi ketiga yang bisa didapatkan adalah hasil yang sangat bagus.”

“sekarang saatnya kami harus bersiap pergi untuk final liga europa dan masih punya kesempatan untuk mengubah musim ini jadi lebih baik dan indah.” Ujarnya.

Dilaga final liga europa, dilaksanakan di baku, azerbaijan pada tanggal 30 mei mendatang. Chelsea akan menghadapi arsenal dalam laga yang diprediksi akan berjalan dengan keras dan ketat.

Ini Salah Satu Bentuk Penyesalan Liverpool Dengan Kegagalannya Menjuari Premier League Pada Musim Ini

Jamie carragher salah satu mantan pemain liverpool menjelaskan satu penyesalan utama yang dialami the reds dan jurgen klopp setelah di pastikan adanya kegagalan untuk menjadi juara premier league pada musim ini. Namun liverpool bisa mengakui keunggulan manchester city yang sukses merebut trofi.

Pada hari minggu tanggal 12 mei 2019 malam WIB. Man city sukses mempertahankan gelar juara mereka setelah berhasil mengalahkan brighton 4-1 pada laga pamungkas premier league yang bertahan di musim tahun lalu 2018 dan tahun 2019. Pasukan pep guardiola mampu membawa pulang trofi dengan perolehan 98 poin.

Dengan sangat di sayangkan, liverpool mampu finish di peringkat kedua dengan perolehan 97 poin. Walaupun hanya 1kali liverpool menerima kekalahan musim ini. The reds ternyata masih belum mampu mengalahkan man city dalam pengejarannya memburu trofi.

Skuat liverpool mengatakan dengan bangga untuk menutup musim dengan kepala tegak, tetapi carragher yakin adanya penyesalan yang dialami mereka.

Kekecewaan Besar

Liverpool sudah menjalankan musim dengan perjuangan yang luar biasa. Walaupun mereka hanya 1kali kalah dari sepanjang musim ini, saat mereka mengunjungi etihad stadium. Keberhasilan yang diperoleh mohamed salah dan sadio mane dengan memperoleh golden boot. Sementara itu alisson becker mendapatkan golden gloves, andrew robertson dan trent alexander-arnold mengumpulkan jumlah assists terbanyak.

Kata carragher kepada metro “liverpool mempunyai seorang pelatih optimis dan ia akan merasa bahwa ia bisa jadi penantang lagi pada musim depan. Namun jika man city tetap bisa mempertahankan poin 96, 98, sampai 100, ini akan menjadi pertimbangan yang sangat sulit untuk menghentikan mereka.”

“satu-satunya hal yang bisa di abaikan liverpool dengan rasa penyesalan adalah ketika mereka gagal mengalahkan man city. Anda tidak bisa mengharapkan tim lain untuk bisa mencuri poin dari man city jika anda tidak melakukan dan berusaha sendiri.”

“namun setidaknya ada harapan liverpool bisa mencuri 1-6 poin laga saat melawan man city” sambungnya seperti yang dilansir pada website agen bola terbaik di indonesia.

Sama Dengan Saat Final

Ada hal yang melegakan untung saja selalu ada musim depan. Liverpool harus belajar dari kekurangan mereka saat gagalnya musim ini dan berusaha untuk mengejar mati-matian juara itu di musim depan.

“musim depan mereka harus menghadapi laga-laga tersebut seperti final piala laga dan berusaha lebih untuk mengalahhkan man city, sesuai yang dikatakan ketika kami beraksi kami harus buktikan walaupun tidak mudah ketika membuktikannya.”

“tim man city yang sekarang diakui punya performa yang luar biasa. Bisa lihat dan menilai dari pemain-pemain liverpool dan pelatih yang bersikap flat ketika mereka menoleh ke belakang dan mereka ingin membuktikan usaha mereka akan membuahkan hasil.” Ucapnya.

Barcelona Masih Belum Sembuh Total, Lionel Messi Terpaksa Harus Berganti Peran

Pengakuan ernesto valverde mengatakan ia puas dengan penampilan bercelona saat mengalahkan getafe 2-0 pada hari minggu 12 mei 2019 malam WIB di pekan ke 37 la liga 2018 dan 2019. Kemenangan yang dicapai merupakan kemenangan penting untuk skuat barca karena ia masih mengalami luka setelah kekalahannya di liga champions.

Pertandingan tersebut membuat valverde sedikit mengubah skuat dan terpaksa harus melibatkan lionel messi sebagai false nine. Dengan adanya perubahan peran ini berbuah hasil, messi tampil lebih memberikan kesan yang berbeda dan kembali mengetest permianan barca.

Walaupun demikian, terlihat jelas bahwa skuat barca tidak bermain lepas seperti biasanya, jelas terlihat mereka tampil dengan beban dan berat hati atas kegagalannya di liga champions. Barcapun masih belum bisa move on.

Kondisi Belum Normal

Kegagalan yang dialami di liga champions merupakan suatu teguran besar bagi barcelona. Dengan kesuksesan mereka mengalahkan liverpool 3-0 pada leg pertama, rasa percaya dirinya melambung tinggi. Dengan rasa bangga juga barca mengalahkan ke final. Namun saat menemui anfield, barca justru di dorong keras dengan perolehan empat gol tanpa balas.

“tidak ada istilah memulihkan diri. Saya kira dengan kekalahan di liga champions itu masih berpengaruh besar pada tim dan para pemain” ujar tegas dari marca.

“anda selalu menyalahkan dengan kemundurannya ketika dihajar keras, ketika anda mendengar kabar buruk, atau banyak kabar dan hal lain yang tidak berjalan denagn baik pada beberapa moment tertentu.”

“namun, beberapa pemain sudah bisa kembali bermain dan sedang berusaha untuk melanjutkan pertandingan” lanjutnya.

Messi False Nine

Peran penting yang dimainkan oleh lionel messi didalam kedua gol barca ke gawang getafe. Namun kali ini posisi messi cukup berbeda, ia bermain sebagai false nine berjalannya cedera yang dialami philippe coutinho, luis suarez, dan ousmane dembele.

“Dengan posisi messi sekarang sebagai false nine, kemungkinan yang sudah pernah kami gunakan sebelumnya. Bagaimanapun itu tetap kami harus menunggu sebelum kepastian perubahan formasi benar-benar dirubah, sebab countinho, kami mendapati bahwa ia mengalami cedera. Dan kami belum mengetahui bagaimana kondisinya” tutup valverde.

Jika permasalahan ini tidak cepat selesai tepat waktu, barcelona kemungkinan akan kerepotan ketika bermain difinal copa del rey yang dilaksanakan pada akhir bulan ini. Dengan mengincarnya trofi tersebut sebagai pelipur lara dengan kegagalan total yang harus diterima saat liga champions.

Penyesalan Arsenal Melepas Aaron Ramsey Gratisan

Seorang Ian Wright memberikan kritikannya kepada manajemen Arsenal, menilai bahwa manajemen the gunners sudah melakukan kesalahan yang cukup fatal dengan membiarkan Aaron Ramsey pergi dengan begitu saja.

Di akhir musim tahun lalu sekitar 2017 dan 2018, banyak beberapa berita dan rumor yang beredar membahas tentang Aaron Ramsey. Ia dikabarkan menolak untuk menandatangani kontrak baru di arsenal sesudah mengajukan kenaikan gaji yang cukup besar, namun ditolak mentah-mentah oleh manajemen the gunners.

Sesudah dibicarakan ulang antara dua pihak, Ramsey mengambil keputusan untuk menghabiskan sisa kontraknya di arsenal. Gelandang timnas wales ini memberikan keputusan untuk mulai bergabung dengan juventus sebagai free agent pada musim panas yang akan datang.

Banyak yang setuju dengan pendapat wright bahwa Arsenal salah besar melepas Ramsey dengan cara Cuma-Cuma, ini meruapakan penyesalan yang dirasakan. Lalu ujar wright “musim panas nanti akan sangat menarik”

Penyesalan besar

Arsenal bisa menjadi tim yang semakin maju dengan mendapatkan uang yang cukup besar dengan mempertahankan Ramsey. Karena ia pemain yang sangat dikenal dengan talentanya yang besar.

Ada beberapa pemain yang memang akan meninggalkan klub, namun lagi-lagi sebuah penyesalan membiarkan Ramsey pergi. Mungkin cara mempertahankan Ramsey bisa memajukan klub untuk musim depan dengan bertambahnya sejumlah uang yang dihasilkan.

Banyak tudingan dan berita mengenai hal ini. Wrightpun tidak diam saja ia menunding asal semua permasalahan Arsenal ini merupakan kesalahan dari mantan direktur mereka. Ivan Gazidis yang tidak mencermati dan tidak teliti untuk menyusun perencanaan.

“jika membiacarakan saat musim panas yang akan datang, ada beberapa rumor dari unai emery dimana hanya mendapatkan uang sekitar 45 juta pounds untuk belanja. Namun itu bukan sesuatu yang parah, namun menurut saya yang parah adalah bagaimana cara anda tidak mendapatkan uang dari pemain yang mempunyai talenta hebat” “saya tidak akan menyalahkan manajemen yang baru terpilih saat ini. Namun kita haru mengkoreksi kembali gazidis dalam hal dan situasi ini” ujarnya.

David De Gea VS Kepa Arrizabalaga, Siapakah Yang Terbaik?

Premier league pada musim 2018 lalu dan 2019 yang baru saja usai. Dibalik persaingan yang ketat antara para penyerang berebut gelap top skor, ada juga persaingan yang berusaha di perebutkan pada posisi penjaga gawang. Dan ada banyak nama besar disana.

Yang menarik perhatian bagaimana cara untuk memiliki dua posisi penjaga gawang asal spanyol yaitu kepa arrizabalaga dan david de gea. Dengan persamaan satu yang sama yaitu penjaga gawang tim senior timnas spanyol.

Posisi yang sedang dijalankan oleh david de gea dan kepa arrizabalaga penuh dengan lika-liku proses yang suda berjalan dari 2018 tahun lalu dan 2019 tahun ini. Ada di saat mereka di teken untuk habis-habisan saat bermain, tapi mereka juga beberapa kali mendapatkan pujian yang setimpal karena tapi denga hasil performa yang bagus.

Kepa Atau De Gea

Kepa arrizabalaga adalah pendatang baru di premier league. Namun, profesi yang sekarang menjadi sorotan besar. Untuk itu, penjaga gawang usia 25 tahun ini menyandang status pemain paling mahal di posisinya. Chelsea mampu membayar 70 juta euro untuk membelinya dari blibao sungguh angka yang cukup besar.

Di beritakan dari berita squawka, dalam sepanjang musim 2018 dan 2019. Kepa arrizabalaga mampu memainkan 36 laga untuk chelsea. Dan sementara itu david de gea selalu jadi pilihan utama di bawah kekuasaan setan merah ini. Kepa adalah senior yang mampu memainkan 38 laga selama musim 2018 dan 2019.

Kemampuan kepa jika dilihat dari sejarah kebobolan, jelas lebih baik dari de gea. Karena de gea hanya kebobolan 2,3 gol per laga. Sementara sejarah kebobolan kepa mencapai angka 3,2 gol perlaga. De gea kebobolan 54 gol totalnya dalam satu musim penuh.

Namun ada juga beberapa kemampuan terbaik yang kepe nyatakan dari sisi cleansheet. Pria dengan keturunan basque itu mampu mencatat 14 kali cleansheet. Sementara itu de gea hanya melakukan pada 7 laga saja.

Namun jika dilihat lagi dari segi penyelamatan, de gea masih lebih baik dari kepa. Karena de gea mampu melakukan 69% penyelamatan dari ancaman yang mengarah ke gawangnya. Dan kepa hanya mampu membuat penyelamatan 67,8% sepanjang sejarahnya.

Kalah Dari Alisson Ederson

David de gea dan kepa arrizabalaga adalah dua wakil terbaik dari spanyol yang bisa berlaga di premier league pada posisi penjaga gawang. Posisi keduanya dinilai cukup bagus. Namun tidak sebagus dua kiper asal brasil yaitu alisson aderson.

Allison yang membela liverpool mampu mencatat 21 kali cleansheet dan hanya kebobolan 22 gol dari 38 laga yang sudah ia mainkan. Mantan penjaga gawang AS roma ini dinobatkan sebagai yang terbaik pada posisinya di musim 2018 dan 2019.

Sementara itu ederson menunjukkan performa untuk tambil tidak kalah bagusnya. Mantan penjaga gawang benfica tersebut hanya kebobolan 23 gol dan mampu mencetak 20 cleansheet. Diakhir musim 2018 dan 2019 ederson mampu membuat bangga dengan prestasinya membawa manchester city jadi juara di premier league.

Setelah Musim Berlalu, Paul Pogba Mendapat Protes Dari Fans Manchester United

Pemain tengah dari manchester united paul pogba, harus menerima hujatan yang dilontarkan dari fans setia red devil pada laga premier league terakhir di musim 2018 kemarin dan 2019 tahun ini. Pada hari minggu tanggal 12 mei 2019 malam WIB kemarin, MU menutup musim dengan kekalahannya 0-2 dari cardiff city.

Dengan kekalahan yang harus di terima ini, mengambil kesimpulan bahwa MU tampil tidak maksimal. Cardiff merupakan tim yang sudah pasti terdegradasi, namun MU tidak bisa mengalahkan tim lawan. Performa MU saat ini memang harus dibuktikan.

Setelah laga tersebut berlangsung, skuat MU meluangkan waktu untuk bisa berkeliling lapangan dengan bangga sambil bertepuk tangan dan mengucapkan terimakasih kepada para fans MU. Suatu hal positif yang ditunjukkan namun bukan pengalaman yang baik untuk sang gelandang pogba.

Mencaci Maki

Mengutip berita dari sky sports tentang pogba yang tidak bisa berbuat banyak selain menunjukkan jempolnya untuk para fans MU dan juga mengangkat bahunya. Dan ia diminta untuk menunjukkan respek pada MU, namun pogba justru melepas jersey MU pada moment itu, dan ini adalah situasi yang tidak tepat.

Kata-kata yang tidak mengenakkan itu sangat jelas sekali di dengar dibeberapa video yang sudah beredar di sosial media setelah pertandingan. Jelas sekali terlihat fans MU sepertinya benar-benar kecewa dengan performa pogba disepanjang musim ini.

Bukan hanya performa pogba yang dinilai namun sikapnya diluar dan didalam lapanganpun terus diberitakan. Pogba terlihat dibeberapa situasi dan kesempatan tidak bersemangat saat bermain. Dia juga jadi sumber masalah internal MU.

Meskipun ole gunnar solskjaer berharap pogba bertahan di old trafford, namun masa depan pemain yang satu ini masih belum jelas dan tidak menentu.

Jadi Incaran Madrid

Sudah sejauh ini, pogba dikabarkan terus dikejar oleh pemimpin spanyol, real madrid. Pemain tengah prancis itu beberapa kali mengatakan kekagumannya pada madrid dan zinedine zidane.

Pujian pogba disambut positif. Dan kabarnya zidane akan melakukan segala cara untuk mendatangkan pogba walaupun sebenarnya pihak los blancos tidak yakin akankah pogba pemain yang tepat atau tidak.

Jika bahas tentang kemampuan dalam bermain, pogba pemain yang tidak perlu diragukan lagi. Namun ada beberapa kekurangan pogba yang bisa dinilai dari sikapnya. Dinilai sering berbuat onar konflik internal tim. Madrid tentu saja tidak mau pemain yang seperti itu.